Tips Memilih Material Yang Tepat Untuk Kamar Mandi


Tips Memilih Material Yang Tepat Untuk Kamar Mandi | Rumah memiliki ruangan-ruangan yang digunakan untuk berbagai fungsi. Terkadang, untuk menghemat biaya dan untuk berbagai alasan lainnya fungsi-fungsi ruangan disatukan agar lebih efisien. Misalnya saja dapur dan ruang makan, ruang keluarga dan ruang kerja, dan sebagainya.

Hal itu tidak bisa dilakukan pada kamar mandi. Kamar mandi memang sangat esensial dalam suatu rumah sehingga fungsinya tidak dapat digabungkan atau digantikan. Oleh karena itu membuat kamar mandi menjadi prioritas yang besar. Anda tidak boleh salah memilih material pembentuk kamar mandi karena Anda dan keluarga Anda akan menggunakan kamar mandi seumur hidup. Berikut adalah Tips Memilih Material Yang Tepat Untuk Kamar Mandi

Lantai


Lantai kamar mandi hendaknya tidak boleh licin karena bisa membahayakan anak Anda atau orangtua Anda yang sudah lansia.
Untuk itu jangan memilih material lantai yang kasar. Kamar mandi –terutama yang tidak memiliki jendela– memiliki kecenderungan untuk menjadi lembab dan tumbuh lumut. Lantai yang kasar akan mudah ditumbuhi lumut yang membuat lantai licin. Ketika lumut mengeras menjadi kerak dan menempel di bagian lantai yang kasar, Anda akan sulit membersihkannya.

Paling baik adalah menggunakan material halus yang tidak licin. Lantai juga harus tahan bahan kimia. Anda bisa memilih bebatuan, keramik, vinil atau menggunakan cat lantai untuk kamar mandi. Yang perlu Anda perhatikan adalah apakah material tersebut mudah dibersihkan. Hal ini menunjang tampilan kamar mandi Anda agar senantiasa bersih. Pastikan terdapat kemiringan 1 persen dari panjang dan lebar untuk memastikan air terbuang sempurna.

Dinding


Untuk dinding, jika Anda tidak mau terlalu sulit memikirkan material, Anda bisa menggunakan tembok biasa yang dicat anti air. Anda bisa juga menempeli dinding dengan keramik, batu alam, atau laminasi.

Bahan apa pun yang Anda pilih perlu memiliki aspek yang sama dengan lantai, yaitu halus dan mudah dibersihkan. Anda tidak menyangka apa saja yang bisa menempel di dinding. Bisa saja ada shampo atau sabun yang tumpah, hingga lumut yang merembet. Oleh karena itu dinding perlu mudah dibersihkan.

Gunakan warna terang untuk dinding untuk menunjang kemudahan pembersihan dan memberi kesan nyaman. Anda bisa bermain warna yang disesuaikan dengan lantai untuk menambah efek artistik dalam kamar mandi. 

Pintu


Layaknya kedua material lainnya pintu, dan jika ada, jendela, pun harus tahan air karena aktivitas di kamar mandi selalu melibatkan air. Anda tidak boleh menggunakan kayu untuk kamar mandi Anda. Kayu memiliki serat-serat yang cenderung menyerap lembap.


Gunakan bahan yang ringan dan murah seperti kusen PVC atau aluminium dengan pintunya berupa aluminium, seng, atau lembaran fiber. Paling baik jika Anda menggunakan pintu laminasi yang murah, ringan dan mudah dibersihkan. Bermain dengan gaya modern? Gunakan pintu kaca frosted yang agak tebal. Pintu kaca akan lebih mudah dibersihkan dan menambah gaya ruangan.

Jika Anda terpaksa menggunakan kayu, jangan lupa untuk melapisi pintu dan kusen dengan cat anti air. Cat anti air ini perlu diganti setiap tahun untuk mencegah rembesan air masuk dan melapukkan kayu.