Tips Menata Interior Kamar Tidur Anak


Tips Menata Interior Kamar Tidur Anak | Kamar tidur merupakan area pribadi yang digunakan sebagai tempat melepas lelah setelah seharian beraktivitas di luar. Karena itu, kamar tidur wajib dibuat dengan desain yang tepat sehingga mampu memberi kesan kenyamanan. Hal tersebut tak hanya berlaku untuk kamar tidur utama, tapi kamar tidur anak juga perlu di tata senyaman mungkin. Jika Anda berniat untuk menata kamar tidur anak, sebaiknya sesuaikan tema kamar dengan karakternya. Dimana karakter anak laki-laki dan anak perempuan berbeda, dengan begitu, desainnya pun ditata berbeda. Berikut Tips Menata Interior Kamar Tidur Anak

Kamar Tidur Anak Perempuan


Anak perempuan biasanya menyukai hal-hal yang lucu, unik, dan menarik. Biasanya anak perempuan yang berusia 6-12 tahun juga mulai suka dengan motif, pola, boneka, meja rias, cermin, tempat penyimpanan benda kesayangan mereka dan lainnya. Warna cerah misalnya pink, pastel, sampai ungu mampu memunculkan nuansa girly atau feminin pada anak perempuan. Yang pasti sangat menarik bagi gadis-gadis kecil yang sudah mulai ingin berdandan, bermain boneka dengan teman-teman seusianya. Pastikan penataan cahaya, penempatan kasur, storage dibuat lebih fungsional agar tak memakan banyak ruang. Dari segi kesehatan ruang, jendela atau bukaan yang besar juga perlu diperhatikan untuk terhindar akan ruang yang pengap dan lembap.



Kamar Tidur Anak Laki-Laki


Kamar tidur anak laki-laki cenderung mencerminkan kepribadian yang kuat melalui aktifitas favorit mereka. Biasanya, kamar anak laki-laki seolah merepresentasikan sesuatu yang juga mereka sukai, misalnya tokoh super hero hingga kartun favoritnya. Imajinasi tentang karakter kartun favorit yang bisa jadi mendominasi aksen pada ruang tidur anak laki-laki. Sementara bisa pula kamar anak laki-laki digambarkan seperti hobinya yaitu olahraga kesukaan mereka. Hal ini juga akan tampak pada ciri khas furniture yang diperlukan untuk menyimpan benda-benda untuk menunjang hobinya seperti peralatan olah raga mereka. Lagi-lagi, pencahayaan dan bukaan pada jendela dibuat besar agar sirkulasi udara dapat keluar masuk dengan baik.