Desain Kamar Pribadi Untuk Anak


Desain Kamar Pribadi Untuk Anak | Saat masih kecil, anak Anda mungkin masih sering tidur satu kamar dengan orang tuanya. Namun seiring bertambahnya usia mereka, orang tua perlu mengajarkan anak untuk hidup mandiri. Hal terkecil yang bisa mengajarkan kemandirian adalah memberikan kamar pribadi untuk anak. 


Memiliki kamar sendiri akan memberikan hal positif bagi anak. Pertama, anak akan terbiasa untuk tidur sendiri.  Kedua, anak juga akan belajar bagaimana cara merawat kamar mereka. Mereka akan mulai membersihkan dan merapikan kamar mereka sendiri. Ketiga, mengembangkan kreativitas anak. Anak bisa menata posisi barang di kamarnya dengan bebas sesuai keinginannya.


Usia ideal bagi anak untuk memiliki kamar sendiri adalah saat dirinya menginjak usia dua tahun. Di usia ini, anak sudah memiliki ego. Mengajarkan anak untuk tidur sendiri sejak dini sudah bisa dilakukan, bahkan pada usia dibawah satu tahun. Mungkin memang sedikit repot, tetapi dengan mengajarkan anak untuk tidur sendiri sejak kecil, ia tidak akan kesulitan menyesuaikan diri saat tiba waktunya untuk punya kamar sendiri.


Untuk mengajari anak tidur di kamarnya sendiri, Anda bisa membujuknya dengan mengatakan bahwa tempat tidurnya kecilnya sudah tidak muat atau ingin menghadiahinya dengan kamar baru. Setelah anak setuju, mulailah untuk menyiapkan Desain Kamar Pribadi Untuk Anak. Libatkan anak Anda untuk memilih warna cat, bentuk perabot, sprei, dan sebagainya. Hal ini dilakukan agar anak merasa nyaman dengan ruangan barunya.


Setelah semua siap, inilah saatnya Anda “melepas” anak Anda untuk tidur sendiri. Awalnya memang sulit, mungkin anak akan menangis atau merajuk tidak mau ditinggalkan. Anda bisa menyiasatinya dengan beberapa hal di bawah ini :
  • Membacakan dongeng sebelum tidur.
  • Menciptakan suasana tenang dan menyenangkan sebelum anak tertidur.
  • Jika anak Anda takut gelap, pasanglah lampu tidur di kamarnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kerewelan anak bila terbangun di malam hari.